Jumat, 18 November 2011


PENGERTIAN PASAR DAN PEMASARAN

Pengertian Pasar :
          Kelompok individu  (perorangan  maupun organisasi) yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu,berdaya beli dan berrminat merealisasikan pembeliannya.
Pengertian Pemasaran :
          Kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit atau nonprofit) berguna untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan barang dan atau jasa, menetapkan harga , mendistribusikan serta mempromosikannya melalui proses penukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan
Ada beberapa definisi lain mengenai pemasaran diantaranya adalah :

a. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain
c. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.
d. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.



Jenis-Jenis Pasar

Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya. Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata ataupun pasar tidak nyata(abstrak).  Maka kita lihat penjabaran berikut ini:
  • Pasar Nyata.
Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.
  • Pasar Abstrak.
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
Jenis pasar menurut cara transaksinya. Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.
  • Pasar Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.
  • Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.
Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan,pasar sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.
Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:

  • Pasar Lokal
  • Pasar Daerah
  • Pasar Nasional dan
  • Pasar Internasional
KONSEP-KONSEP INTI PEMASARAN
a.    Konsep Produksi  
Konsep produksi adalah Produk yang tersedia dan selaras dengan kemampuan dan manajemen berkonsentrasi pada efesiensi dan distribusi produksi.
b.   Konsep Produk
Konsep Produk adalah Produk yang berkinerja yang baik serta berkeistimewaan yang mencolok.
c.    Konsep Pemasaran
Penentuan dan keinginan pasar sasaran dan pemberian kepuasan secara lebih efektif dan efisien yang dilakukan pesaing.

Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Sedangakan manajemen adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan.
Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi.


BAURAN PEMASARAN
  Bauran pemasaran atau marketing mix adalah kombinasi dari 4 kompenen atau kegiatan yang terdiri dari inti sistem pemasaran yaitu :
1.   Pengertian Produk
Pengertian produk adalah suatu sifat yang komplek baik  dapat di raba maupun tidak diraba termasuk bungkus, warna, perusahaan dan pengecer yang diterima oleh pembeli intuk memenuhi keinginan dan kepuasan.
2.   Pengertian Saluran Distribusi
Saluran Distribusi adalah saluran yang digunakan oleh podusen untuk menyalurkan dari produsen ke konsumen.
3.   Pengertian Harga
Pengertian Harga adalah sejumlah uang (ditambah beberapa barang) yang dibutuhkan untuk mendapatkan kombinasi dari barang berserta pelayanannya.
4.   Pengertian Promosi
Pengertian Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tintakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran.
TUJUAN SISTEM PEMASARAN
1.   Memaksimalkan konsumsi
2.   Memaksimalkan kepuasan konsumen
3.   Memaksimalkan kepuasan hidup


Pendekatan  Dalam Mempelajari Pemasaran

Pemasaran tujuan system pemasaran, memaksimumkan Mutu Hidup Termasuk didalamnya kualitas, kuantitas, ketersediaan, dan harga pokok barang ; mutu lingkungan fisik; dan mutu lingkungan kultur pendekatan dalam mempelajari pemasaran, pendekatan Seba Fungsi Dari apa saja kegiatan pokok pemasaran, yaitu : pembelian, pengangkutan, penjualan, penyimpanan, pembelanjaan, penanggungan resiko, standarnisasi dan grading, pengumpulan informasi pasar Pendekatan Serba Lembaga Dilihat dari lembaga atau organisasi yang terlibat dalam pemasaran, misal : produsen, suplier, perantara dagang dsb Pendekatan Serba barang (Pendekatan Organisasi Industri) Studi tentang bagaimana barang berpindah dari produsen ke konsumen akhir atau konsumen industri Pendekatan Serba Manajemen Dilihat dari pendapat manajer serta keputusan yang diambil
Pemasaran pendekatan dalam mempelajari pemasaran, pendekatan Serba Sistem Menyangkut elemen-elemen yang luas dalam sistem pemasaran termasuk pendekatan serba fungsi, manajemen, produk, dan lembaga






SUMBER :
http://majidbsz.wordpress.com/2008/06/30/pengertian-konsep-definisi-pemasaran/

Kamis, 03 November 2011


PT. INDOLIFE PESIONTAMA


        Visi dan Misi merupakan salah satu  kewajiban yang harus di miliki setiap orang untuk menjadi seseorang yang lebih baik.
Didalam suatu perusahaan visi dan Misi adalah sebuah icon yang sangat penting, untuk mengsukseskan perusahaan tersebut.

Visi PT. Indolife Pensiontama
PT. Indolife Pensiontama saat ini merupakan perusahaan lokal yang besar, menawarkan produk asuransi tabungan kepada individual melalui Call Center dan mengelola program dana pensiun iuran pasti baik untuk individu maupun pekerja mandiri dalam lingkungan maupun diluar lingkungan Grup Salim.
PT. Indolife Pensiontama berkeinginan untuk tumbuh besar dan memperbaiki posisi pasar melalui distribusi korporasi dengan cara:
1. memperluas produk tabungan melalui e-commerce, jaringan bank lainnya dan program korporasi;
2. memasuki jalur bisnis baru pada asuransi jiwa grup dan asuransi kecelakaan.
Untuk mewujudkan visi tersebut adalah penting untuk mengembangkan produk-produk dan kemampuan pelayanan yang dapat memenuhi bahkan melebihi kebutuhan nasabah-nasabah PT. Indolife Pensiontama.  menjadi yang pertama sekali.
Misi
PT. Indolife Pensiontama berkeinginan untuk menjadi pemimpin pasar industri asuransi jiwa dalam waktu dekat dan mempunyai brand image yang kuat di masyarakat. Brand image untuk produk asuransi jiwa adalah STUDYSAVE dan dana pensiun adalah PENSIUNKU.

Yang sudah dilakukan oleh perusahaan ini antara lain,
  • memberikan pelayanan yang baik
  • jujur dalam melakukan transaksi
  • membuka beberapa cabang 
  • dipercaya oleh konsumen

     Dilihat dari visi misi serta apa saja yang sudah dilakukan oleh PT.Indolife Pesiontama sudah terbukti bahwa perusahaan asuransi ini dapat  berkembang dengan baik contohnya saja perusahaan asuransi sudah banyak memiliki konsumen dari bebagai cabang yang telah dibuka. Berarti bisa dibilang perusahaan asuransi ini sudah bisa mengambil hati masyarakat untuk percaya dalam menggunakan pelayanan asuransi.






      Tugas kelompok manajemen
  • Bimbi Lifia Juniarti (21211491)
  • Putri Dwi Rizki Rahayu (25211641)
  • Siska Ferdiyanti (26211788)

Jumat, 14 Oktober 2011


CETERIS PARIBUS

Cēterīs pāribus adalah istilah dalam bahasa Latin, yang secara harafiah dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai "dengan hal-hal lainnya tetap sama", dan dalam bahasa Inggris biasanya diterjemahkan sebagai "all other things being equal."
Dalam ilmu ekonomi, istilah ceteris paribus seringkali digunakan, yaitu sebagai suatu asumsi untuk menyederhanakan beragam formulasi dan deskripsi dari berbagai anggapan ekonomi.
Sebagai contoh, dapatlah dikatakan bahwa:
Harga dari daging Ayam akan meningkat — ceteris paribus — bila kuantitas daging Ayam yang diminta oleh pembeli juga meningkat.
Dalam contoh tersebut, penggunaan ceteris paribus adalah untuk menyatakan hubungan operasional antara harga dan kuantitas suatu barang (daging ayam). Ceteris paribus di sini berarti bahwa asumsi yang diambil ialah mengabaikan berbagai faktor yang diketahui dan yang tidak diketahui yang dapat memengaruhi hubungan antara harga dan kuantitas permintaan. Faktor-faktor tersebut misalnya termasuk: harga barang substitusi (misalnya harga daging sapi atau daging kambing), tingkat penghindaran risiko para pembeli (misalnya ketakutan pada penyakit flu burung), atau adanya tingkat permintaan keseluruhan terhadap suatu barang tanpa memperhatikan tingkat harganya (misalnya perpindahan masyarakat kepada vegetarianisme).

Sumber :

BENTUK DAN CIRI-CIRI BADAN USAHA SWASTA

Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang. Berdasarkan UUD 1945 pasal 33, bidang- bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak. Berdasarkan bentuk hukumnya Badan usaha milik swasta dibedakan atas :
Tujuan BUMS :
1.      Mencari keuntungan.
2.      Memperluas usaha.
3.      Menyediakan lapangan pekerjaan.
4.      Meningkatkan kemakmuran masyarakat.
5.      Membantu pemerintah meningkatkan devisa.
6.      Meningkatkan penerimaan pemerintah melalui berbagai pajak.
Contoh BUMS antara lain :
PT Astra, PT Panasonic, PT Indofood, PT Maspion, PT Indosiar, hotel dan lain-lain.
1.  Perusahaan Persekutuan
Perusahaan persekutuan adalah perusahaan yang memiliki 2 pemodal atau lebih. Ada 3 bentuk perusahaan persekutuan
2.  Firma
Firma (Fa) adalah badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap- tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota pendiri seta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai akta pendirian.
3.  Persekutuan komanditer
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih. Persekutuan komanditer mengenal 2 istilah yaitu :
§  Sekutu aktif adalah anggota yang memimpin/ menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang- utang perusahaan.
§  Sekutu pasif / sekutu komanditer adalah anggota yang hanya menanamkan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan operasional perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas risiko yang terjadi sampai batas modal yang ditanam.
Keuntungan yang diperoleh dari perusahaan dibagikan sesuai kesepakatan.
4.  Perseroan terbatas
Perseroan terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham. Setiap pemengang surat saham mempunyai hak atas perusahaan dan setiap pemegang surat saham berhak atas keuntungan (dividen).

Sumber :


BENTUK DAN CIRI-CIRI BADAN USAHA MILIK NEGARA

Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.
Badan Usaha Milik Negara (atau BUMN) ialah badan usaha yang permodalannya seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh Pemerintah. Status pegawai badan usaha-badan usaha tersebut adalah karyawan BUMN bukan pegawai negeri. BUMN sendiri sekarang ada 3 macam yaitu Perjan, Perum dan Persero.

Ciri-ciri BUMN sebagai berikut :
§  Melayani kepentingan masyarakat umum.
§  Berusaha memperoleh keuntungan.
§  Pemilik modal mayoritas adalah negara, baik pemerintah pusat maupun daerah.
§  Tujuan usahanya untuk menciptakan kemakmuran rakyat.
§  Bidang usahanya sektor-sektor yang vital/strategis.
§  Berstatus badan hukum dan tunduk kepada hukum yang berlaku di Indonesia.

BUMN terbagi menjadi 3 yaitu :
1.  Perjan
Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat, Sehingga selalu merugi. Sekarang sudah tidak ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan-perjan tersebut. Contoh Perjan: PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) kini berganti menjadi PT.KAI
2.  Perum
Perum adalah perjan yang sudah diubah. Tujuannya tidak lagi berorientasi pelayanan tetapi sudah profit oriented. Sama seperti Perjan, perum di kelola oleh negara dengan status pegawainya sebagai Pegawai Negeri. Namun perusahaan masih merugi meskipun status Perjan diubah menjadi Perum, sehingga pemerintah terpaksa menjual sebagian saham Perum tersebut kepada publik (go public) dan statusnya diubah menjadi persero.

Ciri-ciri Perum :
§  Melayani kepentingan umum sekaligus untuk memupuk keuntungan.
§  Memiliki status badan hukum dan diatur berdasarkan undang-undang.
§  Dipimpin oleh dewan direksi.
§  Pada umumnya bergerak di bidang usaha jasa yang vital.
§  Pimpinan dan karyawan berstatus pegawai perusahaan negara yang diatur tersendiri.
§  Memiliki nama dan kekayaan sendiri.
§  Modal seluruhnya dimiliki oleh negara dari kekayaan negara yang dipisahkan.

Contoh Perum antara lain ialah : Perum Pegadaian, Perum Perumnas (Perumahan Umum Nasional), Perum Damri (Dinas Angkutan Motor Republik Indonesia) 
3.    Persero
Persero adalah salah satu Badan Usaha yang dikelola oleh Negara atau Daerah. Berbeda dengan Perum atau Perjan, tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa saham-saham. Persero dipimpin oleh direksi. Sedangkan pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. Badan usaha ditulis PT < nama perusahaan > (Persero). Perusahaan ini tidak memperoleh fasilitas negara. Jadi dari uraian di atas, ciri-ciri Persero adalah:
§  Tujuan utamanya mencari laba (Komersial)
§  Modal sebagian atau seluruhnya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan yang berupa saham-saham
§  Dipimpin oleh direksi
§  Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta
§  Badan usahanya ditulis PT (nama perusahaan) (Persero)
§  Tidak memperoleh fasilitas negara
Contoh perusahaan yang mempunyai badan usaha Persero antara lain:
§  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
§  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
§  PT Garuda Indonesia (Persero)
§  PT Angkasa Pura (Persero)
§  PT Perusahaan Pertambangan dan Minyak Negara (Persero)
§  PT Tambang Bukit Asam (Persero)
§  PT Aneka Tambang (Persero)
§  PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)
§  PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
§  PT Pos Indonesia (Persero)
§  PT Kereta Api Indonesia (Persero)
§  PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)

Sumber :