Rabu, 01 Januari 2014

TUGAS SOFTSKILL 5

Nama : Siska Ferdiyanti
NPM   : 26211788
Kelas : 3EB19



Buatlah contoh sebuah paragraf yang berkaitan dengan
bidang anda sekarang !
1. Generalisasi
2. Analogi
3. Sebab-akibat (kausalitas)

Jawab :
1.       Generalisasi adalah proses penalar yang bertolak dari sejumlah fakta atau gejala khusus yang diamati lalu ditarik kesimpulan umum tentang sebagian atau seluruh gejala yang diamati itu. jadi, generalisasi adalah pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang diamati. di dalam karangan generalisasi perlu ditunjang dengan bukti atau dibuktikan dengan fakta-fakta.
Contoh paragraf generalisasi
Angka ekspor Indonesia di tahun 2013 terus tergelincir ke posisi lebih rendah dari tahun 2012. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Mei 2013 ekspor Indonesia mengalami penurunan sebesar 4,49 persen dibanding periode yang sama pada Mei 2012. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada bulan Januari-Mei 2013 mencapai angka USD76,25 miliar atau menurun 6,46 persen dibanding periode yang sama tahun 2012. Penurunan ini juga terjadi pada ekspor nonmigas yang mencapai USD62,78 miliar atau menurun 2,28 persen. Sementara itu, ekspor ke Uni Eropa  yang meliputi 27 negara, nilai ekspor Indonesia mencapai USD1,44 miliar. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Mei 2013, terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar USD311,9 juta, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada benda-benda yang terbuat dari besi dan baja sebesarUSD25,1 juta. 
2.      Analogi adalah salah satu jenis paragraf yang membandingkan dua buah hal yang memiliki kesamaan atau hampir sama satu sama lain untuk mendapatkan sebuah kesimpulan akhir. Paragraf analogi dapat dibilang merupakan salah satu jenis paragraf yang cukup sulit untuk dibuat jika penulis tidak benar benar memahami dua hal atau pembanding yang akan digunakan dalam paragraf tersebut. Karena untuk mencapai tujuan penulisan dari paragraf analogi, pembanding tersebut harus lah sama sama valid dan sepadan. Sepadan berarti memiliki tingkatan dan ranah pembahasan yang sama. Tidak timpang atau malah bertentangan. Kedua pembanding tersebut akan semakin baik untuk digunakan jika mampu memberikan persamaan persamaan nyata dan juga sebanding.

Contoh paragraf analogi

Perubahan alam semesta yang mengembang dapat dijelaskan dan disimpulkan dari apa yang terjadi pada balon karet yang dikembungkan. Sebelumnya, balon karet itu diwarnai. Ketika dikembungkan, warna pada balon karet itu ikut mengembang. Semakin besar balon itu mengembang, semakin pudar warnanya. Warna itu memudar karena warna makin berkurang dan mengembang. Cahaya bintang-bintang di angkasa juga semakin berkurang intensitasnya. Para ahli menyimpulkan bahwa bintang-bintang itu makin menjauh dari kita dan alam semesta pun mengembang.

3.      Paragraf Sebab Akibat adalah paragraf yang pernyataan menjadi sebab didahulukan kemudian diikuti akibat yang ditimbulkannya. Paragraf sebab akibat ini dikembangakn dengan proses berfikir kausatif. Proses berfikir ini menyatakan bahwa suatu sebab akan menimbulkan akibat. Sebab menjadi ide pokok dan akibat menjadi ide penjelas. Hubungan sebab akibat ini dapat dibagi menjadi beberapa macam, yaitu: satu sebab menimbulkan satu akibat, satu sebab menimbulkan banyak akibat, serta sebab akibat berantai.
Contoh Paragaf Sebab Akibat
Hujan yang terus menerus turun dari kemarin sore mengakibatkan banjir parah di jl.sudirman Jakarta selatan.Banjir yang terus terjadi setiap tahun ini dikarenakan kurangnya serapan air pada pemukiman penduduk di perkotaan tidak hanya kurangnya serapan air tapi masyarakat pun sering sekali membuang limbah rumah tangga pada sungai-sungai disekitar pemukiman mereka.



TUGAS SOFTSKILL 4

Nama : Siska Ferdiyanti
NPM   : 26211788
Kelas : 3EB19

Tugas 4 Softskill (Bahasa Indonesia 2)

Buatlah kerangka karangan sesuai contoh kasus yang anda pilih!


Perhatikan Sistematika penulisan!

PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI
I.                   Pendahuluan

1.1  Latar Belakang
1.2  Rumusan Masalah
Permasalahan yang diangkat di dalam makalah ini adalah:
1.      Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi
2.      Teori strategi pembangunan ekonomi
3.      Macam-macam strategi pembangunan ekonomi
4.      Strategi pembangunan ekonomi Indonesia
5.      Pembangunan ekonomi daerah
6.      Strategi pembangunan ekonomi daerah

1.3  Maksud dan Tujuan

II.                Pembahasan

2.1  Perbedaan Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
2.2  Teori Strategi Pembangunan Ekonomi
2.3  Macam-macam Strategi Pembangunan Ekonomi
2.4  Strategi Pembangunan Ekonomi Indonesia
2.5  Pembangunan Ekonomi Daerah
2.6  Strategi Pembanguna Ekonomi Daerah


III.             Penutup

3.1  Kesimpulan
3.2  Saran
DAFTAR PUSTAKA


sumber :

Hampir Bangkrut, Produsen Sandal Crocs Dibeli Investor Rp 2,4 Triliun

TOKYO, KOMPAS.com — Pabrikan sandal dan sepatu plastik yang berbasis di Colorado AS, Crocs, menghadapi kesulitan keuangan belakangan ini. Untuk mengantisipasi anjloknya bisnis, saham pabrikan tersebut dilego ke Blackstone Group senilai 200 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,4 triliun.

Seiring dengan masuknya Blackstone, CEO Crocs, John McCarvel, akan mundur dari posisinya pada 30 April 2014. Adapun sebagian dana yang diperoleh dari Blackstone akan digunakan untuk melakukan pembelian kembali saham yang saat ini harganya telah turun drastis.

Crocs hingga saat ini berupaya untuk tetap bertahan, setelah para konsumen mulai jenuh dengan produk-produk perseroan sehingga penjualan turun signifikan.

Sementara itu, mengutip Bloomberg, Senin (30/12/2013), seorang sumber Blackstone masuk setelah Crocs berusaha mencari investor yang bersedia membeli seluruh saham perusahaan.

"Kami sudah tidak mampu lagi membeli saham yang beredar di pasar saat transaksi ini dilangsungkan. Namun, kami berharap bisa melakukan buy back saham pada kuartal I tahun 2014," ujar Direktur Keuangan Crocs Jeff Lasher.

McCarvel mulai menduduki posisi sebagai CEO pada Maret 2010, dan berhasil mengembangkan produk Crocs, termasuk sepatu dan mengembangkan jaringan pemasaran. Saham perseroan dalam 1 tahun ini telah turun 7,4 persen, dibandingkan dengan indeks Standard & Poors yang mencatatkan kenaikan 29 persen.
Analisis : Crocs mengakui belakangan ini mengalami kesulitan masalah keuangan , untuk mengatasi masalah ini  saham perusahaan pabrik sepatu dan sandal plastik ini dilego ke Blackstone Group sebesar 200 juta dollar AS atau sekitar 2,4 triliun. Crocs hingga saat ini berupaya untuk tetap bertahan, setelah para konsumen mulai jenuh dengan produk-produk perseroan sehingga penjualan turun signifikan.



sumber :

Pelindo II Gaji Lulusan SMA Rp 10 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mencegah terjadinya praktik korupsi dan kecurangan di dalam perusahaan badan usaha milik negara (BUMN), banyak korporasi memutuskan menggaji pegawainya dengan tinggi.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) RJ Lino mengaku, gaji awal pegawai baru yang masuk di Pelindo II sebesar Rp 10 juta. Gaji tersebut untuk pegawai yang baru lulus dari bangku pendidikan SMA.
"Gajinya Rp 10 juta untuk lulusan SMA," ujar Lino, Minggu (29/12/2013).
Jika gaji pegawainya kecil, Lino menilai, maka banyak pekerjanya yang akan melakukan korupsi. Hal itu pun berdampak buruk bagi perusahaan dan negara.
Dengan gaji sebesar itu, Lino percaya bahwa hampir semua pegawai Pelindo II sudah memiliki mobil pribadi. Lino percaya, hal itu merupakan hasil keringat para pegawainya sendiri, bukan dari hasil korupsi.
"Semua pegawai kita sekarang bisa beli mobil sendiri dengan gaji mereka, bukan mencuri," ujar Lino. (Adiatmaputra Fajar Pratama)
Analisis : PT.Pelindo II (Persero) menggaji pegawainya yang baru lulusan SMA sebesar 10 juta, hal ini di ungkapkan oleh Direktur Utama PT.Pelindo II (Persero) RJ.Lino ia percaya bahwa dengan gaji sebesar itu para pegawainya tidak akan melakukan korupsi seperti yang banyak terjadi pada akhir-akhir ini bahkan para pegawainya pun bisa membeli mobil pribadi dengan gaji tersebut.


sumber :

Pemerintah Janji Tak Impor Garam Konsumsi Tahun Depan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan menegaskan tak akan mengimpor garam untuk kebutuhan konsumsi pada 2014. Hal ini dibuktikan dengan adanya stok garam konsumsi sebanyak 387.693 ton.

Sudriman Saad, Direktur Jenderal Kelautan dan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan, menjelaskan kebutuhan garam konsumsi pada tahun ini mencapai 1.527.170 ton. Sedangkan stok tahun ini masih surplus dari kebutuhan.

"Itu bisa kita jadikan cadangan sampai semester I 2014," ujar Sudirman, dalam keterangan tertulis, Senin (30/12/2013).

Sudirman mengatakan, dengan sisa sebanyak itu, pemerintahh bisa pastikan tahun depan tidak akan ada impor garam. Apalagi produksi garam konsumsi nasional juga terus meningkat tiap tahunnya.

Meski kondisi cuaca tahun ini tidak begitu mendukung, Sudirman menilai produksi garam rakyat (Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat/PUGAR) masih mampu memproduksi sebesar 1.041.472 ton garam.  Pada  2012 program PUGAR telah mencapai 3.521 anggota kelompok garam.

"Belum lagi ditambah produksi garam dari BUMN PT Garam dimana tahun ini produksinya mencapai 385.000 ton," ungkap Sudirman.

Saat ini luas tambak garam nasional mencapai 31 juta hektare, dengan tingkat produksi rata-rata per hektare mencapai 68,16 ton per hektare sampai 96,82 ton per hektare. Namun dengan teknologi geo membran produksinya bisa mencapai tiga kali lipat.

"Dengan teknologi bio membran dan ulir fitleri kita targetkan produksi garam mencapai 200 ton per hektare," papar Sudirman. (Adiatmaputra Fajar Pratama )

Analisis : Direktur Jendral Kelautan dan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan Sudriman Saad,, menjelaskan kebutuhan garam konsumsi pada tahun ini mencapai 1.527.170 ton. Sedangkan stok tahun ini masih surplus dari kebutuhan. Kemudian beliau juga mengatakan, dengan sisa sebanyak itu, pemerintah bisa pastikan tahun depan tidak akan ada impor garam. Apalagi produksi garam konsumsi nasional juga terus meningkat tiap tahunnya.Meski kondisi cuaca tahun ini tidak begitu mendukung, Sudirman menilai produksi garam rakyat (Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat/PUGAR) masih mampu memproduksi sebesar 1.041.472 ton garam.  Pada  2012 program PUGAR telah mencapai 3.521 anggota kelompok garam.

SUMBER :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/12/30/1447359/Pemerintah.Janji.Tak.Impor.Garam.Konsumsi.Tahun.Depan

Rupiah Anjlok, RI Harus Perkuat Pangan Nasional

DENPASAR - Pelemahan Rupiah yang dipengaruhi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), the Fed, bisa ditekan risikonya dengan langkah memperkuat pangan nasional sehingga bisa menggairahkan kegiatan ekspor.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengungkapkan, pelemahan Rupiah yang terjadi belakangan ini tak lepas dari sikap the Fed yang menurunkan aktivitas pelonggaran stimulusnya. Langkah ini mengakibatkan penyiraman dolar ke sistem keuangan di dunia akan semakin dikurangi.  

Gita menuturkan, kondisi ini akhirnya mempengaruhi banyaknya dolar di pasaran sehingga dolar menguat dan nilai tukar di manapun  mengalami pelemahan termasuk Rupiah. "Saya kira ini akan berkelanjutan, karena sifat bank sentral akan berkelanjutan," kata dia di Denpasar.

Meski demkian, dia meyakini dengan langkah fiskal yang diambil pemerintah dan langkah moneter moneternya bisa mengurangi risiko atau mitigasi terjadinya kelanjutan pelemahan Rupiah di pasar. Selain itu, seiring meningkatnya kepercayaan di pasar mengenai langkah yang terus diambil pemerintah.

Dia juga melihat ada beberapa efek dalam perdagangan atas dampaknya pelemahan rupiah. Gita mengungkapkan, pelemahan rupiah bisa mendorong peningkatan kapasitas eksportir untuk meningkatkan kegiatan ekspornya.

Hanya saja, hal itu juga dapat mempengaruhi tidak terlalu positif terkait kegiatan impor mengingat masih ada makanan atau produk pangan yang harus diimpor di mana hal ini sedikit banyak juga mempengaruhi inflasi

"Ke depan kita harus perkuat pangan nasional, saya bersedia berkomunikasi dengaan kementrian terkait supaya bisa ditingkatkan produksi pangan kita," imbuhnya.

Dengan komunikasi yang lebih intenif dengan kementerian terkait sehingga bisa meningkatkan produksi dalam negeri "Saya optimistis industrialiasi mulai kelihatan di Indonesia yang terkait produk impor seperti automatif dan kapal," ucapnya.

Demikian kegiatan ekspor lainnya perlu ditingkatkan seperti tekstil, alas kaki dan kerajinan.
(wdi)

 


Analisis : Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengungkapkan pelemahan Rupiah akhirnya mempengaruhi banyaknya dolar di pasaran sehingga dolar menguat dan nilai tukar di manapun  mengalami pelemahan termasuk Rupiah. "Saya kira ini akan berkelanjutan, karena sifat bank sentral akan berkelanjutan," kata dia di Denpasar. Meski demkian, dia meyakini dengan langkah fiskal yang diambil pemerintah dan langkah moneter moneternya bisa mengurangi risiko atau mitigasi terjadinya kelanjutan pelemahan Rupiah di pasar.

SUMBER :
http://economy.okezone.com/read/2013/12/29/320/918873/rupiah-anjlok-ri-harus-perkuat-pangan-nasional

Ekspor Indonesia Tergelincir di 2013

JAKARTA - Angka ekspor Indonesia di tahun 2013 terus tergelincir ke posisi lebih rendah dari tahun 2012. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Mei 2013 ekspor Indonesia mengalami penurunan sebesar 4,49 persen dibanding periode yang sama pada Mei 2012.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada bulan Januari-Mei 2013 mencapai angka USD76,25 miliar atau menurun 6,46 persen dibanding periode yang sama tahun 2012. Penurunan ini juga terjadi pada ekspor nonmigas yang mencapai USD62,78 miliar atau menurun 2,28 persen.
 

Di tengah kondisi tersebut BPS juga mencatat,  pada 2013 hingga Bulan Mei, China menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar, dimana pada bulan Mei, ekspor ke negara ini mencapai USD1,72 miliar. Posisi ini kemudian disusul Jepang yang nilai ekspor mencapai USD1,44 miliar dan India USD1,32 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,94 persen.

Sementara itu, ekspor ke Uni Eropa  yang meliputi 27 negara, nilai ekspor Indonesia mencapai USD1,44 miliar. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Mei 2013, terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar USD311,9 juta, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada benda-benda yang terbuat dari besi dan baja sebesar USD25,1 juta.
 

Di sisi lain, dari ekspor hasil industri periode Januari-Mei 2013, didapat penurunan angka sebesar 1,55 persen dibanding periode yang sama tahun 2012. Hal ini juga terjadi pada  ekspor hasil tambang dan komoditas lainnya yang ikut turun 5,63 persen.

Berita baiknya, di tengah keterpurukkan tersebut, ekspor hasil pertanian Indonesia justru merambat naik sebesar 3,49 persen. Meski demikian, kondisi ini belum mampu mengangkat presentase ekspor Indonesia yang berada di angka lebih rendah jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi memburuknya sektor ekspor Indonesia, menurut Kepala BPS Suryamin, tidak hanya berhenti di Bulan Mei. Hingga menjelang akhir tahun, aktivitas ekspor masih belum menunjukkan adanya peningkatan. Dia menyampaikan, pada bulan September, nilai ekspor Indonesia sempat mengalami kenaikan  USD14,81 miliar atau sebesar  13,19 persen dari bulan sebelumnya. Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu, angkanya justru menurun 6,85 persen.
 
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-September 2013 mencapai  USD134,05 miliar  atau menurun 6,25 persen dibanding periode yang sama tahun 2012. Untuk ekspor nonmigas September 2013, nilainya mencapai  USD12,29 miliar atau naik 18,63 persen dibanding Agustus 2013. Tapi dibanding ekspor September 2012 ini turun 6,35 persen. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas September 2013 juga masih terjadi pada komoditas yang sama dengan Mei sebelumnya, yakni lemak dan minyak hewan (nabati) sebesar  USD351,2 juta. Sementara penurunan terbesar terjadi pada timah senilai  USD121 juta.
 
Ekspor nonmigas ke China pada September 2013 juga masih tetap mencapai angka terbesar yaitu  USD1,62 miliar, disusul Jepang USD1,39 miliar, Amerika Serikat USD1,30 miliar. Kontribusi ketiga negara ini mencapai 35,01 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa tercatat sebesar USD1,38.
 
Jika dilihat per sektor, ekspor hasil industri pada periode Januari-September 2013 turun sebesar 4,22 persen dibanding periode yang sama tahun 2012. Demikian juga ekspor hasil tambang dan lainnya turun 2,34 persen. Sebaliknya, kenaikan terjadi pada  ekspor hasil pertanian sebesar 1,65 persen.
 
Di sisi lain, nilai impor Indonesia pada Mei 2013 berada pada angka  USD16.664,4 juta atau naik  USD200,9 juta atau 1,22 persen jika dibanding impor April 2013. Meningkatnya nilai impor tersebut disebabkan oleh naiknya impor nonmigas sebesar USD393 juta (3,06 persen), sedangkan impor migas mengalami penurunan sebesar USD192,1 juta (5,29 persen).
 
Secara lebih rinci penurunan impor migas tersebut disebabkan oleh turunnya nilai impor minyak mentah dan gas masing-masing sebesar USD383,0 juta (27,34 persen) dan USD4,2 juta (1,88 persen). Sementara itu, impor hasil minyak justru meningkat sebesar USD195,1 juta (9,73 persen).

Selama Januari−Mei 2013, nilai impor Indonesia mencapai USD78.778,5 juta atau mengalami penurunan sebesar USD943,2 juta (1,18 persen) dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Yang menyedihkan, penurunan ternyata terjadi pada impor nonmigas sebesar USD1.437,7 juta atau 2,33 persen, sedangkan impor migas justru mengalami peningkatan sebesar USD494,5 juta  atau 2,73 persen.

Selain itu, Indonesia mengalami peningkatan impor migas disebabkan oleh naiknya impor minyak mentah sebesar USD1.040 juta atau 21,94 persen. Sedangkan di sisi lain, impor hasil minyak dan gas menurun, masing-masing sebesar USD276,1 juta (2,35 persen) dan USD269,4 juta (16,89 persen).

Pada September 2013, nilai impor Indonesia juga naik mencapai 18,86 persen atau senilai   USD15,47 miliar. Namun, masih menurut Suryamin, secara kumulatif impor Januari-September 2013 mencapai 140,31 miliar dolar AS atau turun 1,17 persen dibanding periode yang sama 2012. Adapun negara pemasok barang impor terbesar nonmigas masih didominasi China dengan nilai USD2,7 miliar. Urutan berikutnya,  Jepang (USD1,51 miliar), lalu Singapura (USD0,88 miliar).
(wdi)

 

Analisis           : Angka ekspor Indonesia di tahun 2013 terus tergelincir ke posisi lebih rendah dari tahun 2012. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Mei 2013 ekspor Indonesia mengalami penurunan sebesar 4,49 persen dibanding periode yang sama pada Mei 2012. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada bulan Januari-Mei 2013 mencapai angka USD76,25 miliar atau menurun 6,46 persen dibanding periode yang sama tahun 2012. Penurunan ini juga terjadi pada ekspor nonmigas yang mencapai USD62,78 miliar atau menurun 2,28 persen. Sementara itu, ekspor ke Uni Eropa  yang meliputi 27 negara, nilai ekspor Indonesia mencapai USD1,44 miliar. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Mei 2013, terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar USD311,9 juta, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada benda-benda yang terbuat dari besi dan baja sebesar USD25,1 juta. 

SUMBER :

http://economy.okezone.com/read/2013/12/25/320/917295/ekspor-indonesia-tergelincir-di-2013

 


 

Harga Emas Global Sudah Turun 20%

JAKARTA - Harga emas global masih berada dalam tren pelemahan. Sepanjang tahun ini, harga emas sudah turun sampai 20 persen. Di mana sebelumnya harga emas berada dalam tren menguat akibat krisis ekonomi dan memburuknya kondisi pasar saham.

Harga emas di pasar spot menyentuh level harian terendah di USD1.208 per ounce sebelum akhirnya ditutup pada harga USD1.210,26. sementara harga emas di AS turun 0,18 persen menjadi USD1.210 per ounce.

Melemahnya harga emas ini seiring dengan recovery ekonomi yang terjadi, khususnya di Amerika Serikat (AS). Hal ini diindikasikan dengan positifnya sejumlah data ekonomi.

Data yang dipublikasikan MAsterCard Advisors SpendingPulse menyatakan, jika pada periode 1 November hingga 24 Desember penjualan ritelnya meningkat 2,3 persen.

Selain itu, sejumlah data ekonomi lainnya juga menunjukan adanya kenaikan aktivitas ekonomi. Data pengangguran menunjukan penurunan sebanyak 42 ribu menjadi 338 ribu, ini adalah angka terendah dalam bulan ini. Di mana analis sebelumnya mengekspetasikan jumlah pengangguran sebanyak 345 ribu. (wdi)

Analisis           : Sepanjang tahun ini, harga emas sudah turun sampai 20 persen. Harga emas di pasar spot menyentuh level harian terendah di USD1.208 per ounce sebelum akhirnya ditutup pada harga USD1.210,26. sementara harga emas di AS turun 0,18 persen menjadi USD1.210 per ounce. Data yang dipublikasikan MAsterCard Advisors SpendingPulse menyatakan, jika pada periode 1 November hingga 24 Desember penjualan ritelnya meningkat 2,3 persen.

SUMBER :

 

 

 

 

 


 

1 Januari, Semua Kabupaten atau Kota Kelola PBB Sendiri

JAKARTA - Terhitung mulai 1 Januari 2014, semua kabupaten dan kota di Indonesia diwajibkan mengelola Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Perdesaan dan Perkotaan (P2). Pengalihan ini merupakan bentuk tindak lanjut kebijakan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal.

Seperti dilansir dari Laman Setkab, Senin (30/12/2013), pengalihan tersebut sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

"Dengan adanya pengalihan ini maka kegiatan pendataan, penilaian, penetapan, pengadministrasian, pemungutan atau penagihan dan pelayanan PBB-P2 akan diselenggarakan oleh kabupaten atau kota," kata Kepala Seksi Hubungan Eksternal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Chandra Budi.

Tujuan pengalihan pengelolaan PBB-P2, kata Chandra, adalah untuk memberikan kewenangan yang lebih besar dalam perpajakan dengan memperluas basis pajak dan penetapan tarif pajak. Kewenangan tersebut tertuang dalam pasal 80 UU PDRD, di mana masing-masing kabupaten atau kota dapat menentukan tarif PBB-P2 sendiri dengan ketentuan paling tinggi sebesar 0,3 persen.

Pada saat PBB-P2 dikelola oleh pemerintah pusat, kabupaten atau kota hanya mendapatkan bagian sebesar 64,8 persen dari jumlah penerimaan PBB-P2 diwilayahnya. Sementara itu, dengan adanya pengalihan pengelolaan PBB-P2, maka penerimaan PBB-P2 akan sepenuhnya masuk ke pemerintah kabupaten/kota. Hal ini diharapkan akan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Tentu dengan dikelolanya PBB-P2 oleh Kabupaten atau Kota dengan menjadi Pajak Daerah, maka penerimaan PBB-P2 akan 100 persen masuk ke Kas Kabupaten atau Kota tersebut," papar Chandra.

Sebelumnya, pada tahun 2011, hanya Kota Surabaya yang telah mengelola PBB-P2. Kemudian, untuk tahun 2012 ada 17 kabupaten dan kota yang telah mengelola PBB-P2 dan untuk Tahun 2013 ada 105 kabupaten dan kota yang menyatakan kesiapannya mengelola PBB-P2.

Terakhir, kabupaten atau kota yang belum menerima pengalihan PBB-P2 ini yaitu sebanyak 369 kabupaten atau kota sudah mempersiapkan diri untuk mengelola PBB-P2 di wilayahnya masing-masing, sehingga diharapkan seluruh kabupaten atau kota sudah sepenuhnya mengelola PBB-P2 per 1 Januari 2014. 
(kie) (wdi)
Analisis           : 1 Januari 2014, semua kabupaten dan kota di Indonesia diwajibkan mengelola Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Perdesaan dan Perkotaan (P2). Tujuan pengalihan pengelolaan PBB-P2, kata Chandra, adalah untuk memberikan kewenangan yang lebih besar dalam perpajakan dengan memperluas basis pajak dan penetapan tarif pajak. Kewenangan tersebut tertuang dalam pasal 80 UU PDRD, di mana masing-masing kabupaten atau kota dapat menentukan tarif PBB-P2 sendiri dengan ketentuan paling tinggi sebesar 0,3 persen

SUMBER :

 

 

 

 

 

 

 


 

Secara Teoritis, Rupiah Sudah Melenceng Jauh

JAKARTA - Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) anjlok ke level terendahnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Tertekannya mata uang Garuda tersebut bersamaan dengan kemerosotan nilai obligasi pemerintah, yang mana imbal hasilnya lebih rendah dari inflasi tahun ini.

Head of Research KSK Financial Group David Cornelis mengatakan, pelemahan tersebut adalah dampak dari rencana normalisasi kebijakan moneter nonkonvensional AS sejak Mei lalu, ditambah polemik makrodomestik seperti inflasi yang tinggi dan defisit transaksi berjalan. 
 
"Rupiah sudah terkoreksi sekitar seperempat nilainya sejak awal tahun ini, memberatkan pembayaran bunga utang dan subsidi BBM," jelasnya kepada Okezone, Senin (30/12/2013).

Menurutnya, setiap pelemahan rupiah sebesar Rp1.000 per dolar AS, secara signifikan akan menambah defisit net minyak sekitar Rp5 triliun. Beban subsidi BBM bertambah menjadi sekitar Rp50 triliun, suatu nilai yang sangat besar, setara dengan angka APBD DKI Jakarta.
 
Sebelumnya juga, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengakui adanya risiko potensi perlemahan rupiah sampai ke level yang cukup mengkhawatirkan. Barangkali yang dimaksudkan mengkhawatirkan bilamana balik ke level November 2008, di mana posisi Rupiah Rp13.000 setelah tahun 2013, atau melemah ke level Agustus 1998 silam di Rp14.400 di tahun 2014 mendatang.
 
Gubernur BI Agus Martowardojo juga mengatakan bahwa pelemahan rupiah masih dalam level aman, hingga level Rp12.000 masih wajar, serta menegaskan bahwa BI tidak panik karena itu merupakan cerminan fundamental ekonomi Indonesia. 

"Padahal secara teoretis kalkulasi nilai tukar riil efektif tergambar jelas bahwa deviasi rupiah sudah melenceng jauh (undervalued) di atas 500 poin sejak dead cross (perpotongan negatif antara nilai aktual dengan fundamentalnya) di September lalu," ungkap dia. 
 
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) hanya akan melakukan intervensi yang terukur apabila rupiah melemah di atas Rp12.000. Mungkin dengan kata lain, BI sudah kehabisan amunisi dana yang dipakai untuk stabilisasi rupiah sebelumnya. 

BI lalu memperbesar nilai Bilateral Swap Arrangement dengan Jepang, China dan Korsel, serta menyiapkan fasilitas utang siaga yang total keseluruhan mencapai USD53,4 miliar, tentunya ini adalah hal yang besar jika sudah menyiapkan dana yang besarnya lebih dari setengah nilai cadangan devisa. (kie) (wdi)
Analisis           : Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) anjlok ke level terendahnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Head of Research KSK Financial Group David Cornelis mengatakan, pelemahan tersebut adalah dampak dari rencana normalisasi kebijakan moneter nonkonvensional AS sejak Mei lalu, ditambah polemik makrodomestik seperti inflasi yang tinggi dan defisit transaksi berjalan. 
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengakui adanya risiko potensi perlemahan rupiah sampai ke level yang cukup mengkhawatirkan. Barangkali yang dimaksudkan mengkhawatirkan bilamana balik ke level November 2008, di mana posisi Rupiah Rp13.000 setelah tahun 2013, atau melemah ke level Agustus 1998 silam di Rp14.400 di tahun 2014 mendatang,sedangkan menurut Gubernur BI Agus Martowardojo juga mengatakan bahwa pelemahan rupiah masih dalam level aman, hingga level Rp12.000 masih wajar,

SUMBER :



Kenapa Bank Century Dibailout Lagi?

JAKARTA - PT Bank Mutiara Tbk telah mendapatkan dana segar dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar Rp1,2 triliun, dari sebelumnya Rp1,5 triliun. Bailout ini dilakukan lantaran kondisi Bank Mutiara yang memang mengkhawatirkan.

Per September 2013, Bank Mutiara menelan kerugian sebesar Rp645,51 miliar pada periode September 2013. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, bank yang dulunya bernama Bank Century ini mencatatkan laba Rp143,96 miliar.

Dalam laporan keuangan perseroan, Senin (30/12/2013), rasio kecukupan modal (CAR) perseroan juga anjlok menjadi 5,17 persen. Padahal, pada periode sebelumnya CAR tercatat 11,02 persen. Sementara tingkat kredit macet (NPL gross) tercatat 11,47 persen. Jauh dari periode sebelumnya yang hanya 3,08 persen.

Bank ini juga mencatatkan penurunan pendapatan bunga bersih menjadi hanya Rp213,3 miliar dari sebelumnya Rp277,5 miliar. Tak hanya itu, beban operasional selain bunga bersih juga naik menjadi Rp928,16 miliar dari sebelumnya Rp149,38 miliar.

Naiknya beban operasional tersebut, terbesar dikontribusikan oleh kerugian penurunan nilai aset keuangan (imparment) menjadi Rp756,44 miliar dari sebelumnya yang hanya Rp112,8 miliar.

Selain itu, teratat juga kerugian transaksi spot dan derivatif (realized) sebesar Rp234,6 miliar dari sebelumnya Rp145,34 miliar. (wdi)
Analisis           : Bank Century dibailout dikarenakan banyaknya kerugian yang dialami olehnya salah satunya pada September 2013 lalu Bank Mutiara menelan kerugian sebesar Rp645,51 miliar pada periode September 2013. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, bank yang dulunya bernama Bank Century ini mencatatkan laba Rp143,96 miliar.

SUMBER :
http://economy.okezone.com/read/2013/12/30/457/919063/kenapa-bank-century-dibailout-lagi



Kawasan Industri Dibangun Swasta, Cuma di Indonesia

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengakui, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pembangunan infrastruktur kawasan industri oleh swasta. Hal tersebut berbeda dengan negara lainnya seperti Jepang dan Korea.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenperin Anshari Bukhari saat acara media briefing tentang Undang-Undang Perindustrian, di Gedung Kemenperin, Jakarta, Senin (30/12/2013).

"Cuma satu-satunya di Indonesia kawasan industri dibangun swasta, beda sama negara diluar, kawasan industri dibangun oleh pemerintahnya," jelasnya.

Menurut Anshari dengan adanya rancangan Undang-Undang Perindustrian tahun 2013 ini, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD) dapat menyediakan infrastruktur Industri.

"Bisa juga pola kerjasama antara pemerintah dengan swasta, bahkan pemerintah dianjurkan untuk membangun kawasan industri di luar Jawa, jangan hanya di Pulau Jawa," jelasnya.

Anshari menambahkan, dalam RUU Perindustrian ini dalam pasal 62 juga mengatakan penyediaan infrastruktur Industri dilakukan didalam dan atau diluar kawasan peruntukan industri.

Sementara itu, infrastruktur industri paling sedikit meliputi, lahan industri berupa kawasan industri, fasilitas jaringan energi dan kelistrikan, fasilitas jaringan telekomunikasi, jaringan sumber daya air.

"Serta fasilitas sanitasi dan fasilitas jaringan transportasi," paparnya. (kie) (wdi)
Analisis           : Indonesia menjadi salah satu negara dengan pembangunan infrastruktur kawasan industri oleh swasta. Menurut Anshari dengan adanya rancangan Undang-Undang Perindustrian tahun 2013 ini, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD) dapat menyediakan infrastruktur Industri serta fasilitas sanitasi dan fasilitas jaringan transportasi.

SUMBER :

TUGAS SOFTSKILL 3

Nama : Siska Ferdiyanti
NPM   : 26211788
Kelas  : 3EB19

TUGAS SOFTSKILL 3

Contoh tulisan ilmiah populer,dengan topik persitiwa-peristiwa yang terjadi saat ini !

Perpres Diteken, Pejabat Dapat Fasilitas Berobat ke Luar Negeri



JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Peraturan Presiden Nomor 105 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Paripurna kepada Menteri dan Pejabat Tertentu. Selain perpres itu, Presiden juga menandatangani Perpres Nomor 106 Tahun 2013 tentang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi Pimpinan Lembaga Negara.

Dengan perpres ini, para menteri, pejabat eselon I, dan pimpinan lembaga negara dimudahkan untuk berobat ke luar negeri. Seluruh biaya itu nantinya akan ditanggung oleh negara.

Seperti yang tercantum dalam situs Sekretaris Kabinet, kedua produk aturan itu dikeluarkan Presiden terkait mulai dilaksanakannya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai 1 Januari 2014.

Presiden mempertimbangkan risiko dan beban tugas menteri dan pejabat tertentu, serta ketua, wakil ketua dan anggota lembaga negara sehingga pemerintah memutuskan membuat perlindungan kesehatan khusus bagi pejabat negara.

Dalam Perpres Nomor 105 Tahun 2013 yang ditandatangani Presiden pada 16 Desember 2013, pemerintah memutuskan memberikan pelayanan kesehatan paripurna melalui mekanisme asuransi kesehatan kepada menteri dan pejabat tertentu.

Menteri dalam perpres ini adalah pimpinan kementerian dan pejabat yang diberi kedudukan atau hak keuangan dan fasilitas setingkat menteri. Adapun pejabat tertentu adalah pejabat yang memimpin lembaga pemerintah non-kementerian, pejabat eselon I, dan pejabat yang diberikan kedudukan atau hak keuangan dan fasilitas setingkat eselon I.

Perpres Nomor 106

Sementara itu, Perpres Nomor 106 Tahun 2013 tentang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi Pimpinan Lembaga Negara, meliputi ketua, wakil ketua dan anggota DPR-RI; Dewan Perwakilan Daerah (DPD); Badan Pemeriksa Keuangan (BPK); Komisi Yudisial (KY); Hakim Mahkamah Konstitusi (MK); dan hakim agung Mahkamah Agung. Hal ini tercantum dalam Pasal 2 Perpres yang ditandatangani Presiden SBY pada hari yang sama.

Kedua produk aturan itu mencantumkan maksud dari pelayanan paripurna kesehatan kepada para pejabat negara, termasuk pelayanan kesehatan rumah sakit di luar negeri. Biaya rumah sakit luar negeri para pejabat negara ini akan diganti oleh negara. Biaya itu akan masuk ke dalam anggaran pendapatan dan belanja negara, untuk para pejabat di level pusat.

Adapun untuk pejabat tertentu di lingkungan pemerintahan daerah dibebankan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Ketentuan lebih lanjut tentang pelaksanaan perpres ini akan diatur dengan peraturan menteri kesehatan dan peraturan menteri keuangan.

Dengan adanya dua aturan baru ini, pemerintah juga mencabut Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2009 tentang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Menteri dan Pejabat Tertentu, serta Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2010 tentang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Kesehatan Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPR-RI, DPD, BPK, Komisi Yudisial, Hakim Mahkamah Konstitusi, dan Hakim Agung Mahkamah Agung.

Bantah istimewakan pejabat

Pemerintah membantah memberikan keistimewaan khusus kepada para pejabat. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, para pejabat negara itu tetap membayar iuran asuransi kesehatan yang dipotong dari gaji mereka.

"Jangan salah, itu dipotong dari gajinya. Hanya rakyat miskin yang dibayar dari negara. Yang lain itu kita bayar kan, pekerja juga sebagian dari gajinya, sebagian dari perusahaan," kata Hatta.

Menteri Keuangan Chatib Basri juga menampik keberpihakan pemerintah dengan adanya perpres untuk para pejabat ini. Menurutnya, tunjangan kesehatan bagi pejabat sudah ada sejak dulu. Sebelumnya, tunjangan ini dikelola oleh Jasindo. Namun, tahun depan, fasilitas pejabat dan keluarganya itu akan masuk pula dalam BPJS.

"Tunjangan kesehatan pejabat itu lain, sudah ada dari dulu. Memang semua nanti akan mengacunya pada SJSN, tetapi itu provider-nya lain (bukan Askes)," kata Chatib.
       
       Analisis : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Peraturan Presiden Nomor 105 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Paripurna kepada Menteri dan Pejabat Tertentu. Selain perpres itu, Presiden juga menandatangani Perpres Nomor 106 Tahun 2013 tentang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi Pimpinan Lembaga Negara. Dengan perpres ini, para menteri, pejabat eselon I, dan pimpinan lembaga negara dimudahkan untuk berobat ke luar negeri. Seluruh biaya itu nantinya akan ditanggung oleh negara. Pemerintah membantah memberikan keistimewaan khusus kepada para pejabat. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, para pejabat negara itu tetap membayar iuran asuransi kesehatan yang dipotong dari gaji mereka. 

SUMBER :
http://nasional.kompas.com/read/2013/12/28/1030516/Perpres.Diteken.Pejabat.Dapat.Fasilitas.Berobat.ke.Luar.Negeri