Kamis, 31 Oktober 2013

TUGAS 2


1.      Kualitas Karya Tulis ditentukan oleh beberapa aspek,yaitu :
a.      Topik yang Menarik
b.      Mudah dipahami oleh pembaca
Coba anda jelaskan kedua aspek ini !
Jawab :
a.      Topik yang menarik
Yang sangat di perlukan dalam karya tulis adalah Judul. Di mana Judul tersebut harus di buat semenarik mungkin agar pembaca semakin tertarik untuk memahami karya tulis yang telah dibuat oleh penulis. Akan tetapi Judul tidak saja harus mengandung pengertian yang tepat untuk melukiskan seluruh isi karya tulis tetapi syarat-syarat untuk berhubungan dengan gramatikapun harus terpenuhi. Judul harus dapat mencakup ide yang paling pokok dari seluruh isi karya tulis tersebut.
b.      Mudah dipahami oleh pembaca

Agar tulisan mudah dipahami, penulis harus menggunakan tata bahasa yang baik dan benar. Penjelasannya tidak terlalu berbelit-belit, melainkan singkat padat dan jelas. Dapat dipahami oleh semua kalangan yang membacanya. Hindari penggunaan teks yang terlalu banyak sehingga dapat membuat bosan pembacanya. Sebaiknya gunakan kombinasi gambar dan warna dalam setiap penulisan

TUGAS 1


1.      Jelaskan dengan contoh “ Penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar !
Jawab  : 
·         Bahasa Indonesia yang baik adalah menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai konteks (pembicaraan atau penulisan ).
·         Bahasa Indonesia yang benar adalah menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah (tata bahasa) bahasa Indonesia.
·         Contoh dialog saat menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar,
Ø  Orangtua         : Arnold !Apa yang sedang kamu lakukan ?
Ø  Arnold             : Saya sedang bermain game.Ada apa bu ?
Ø  Orangtua         : Apakah kamu tidak belajar untuk ujian besok ?
Ø  Arnold             : Ya,akan saya lakukan setelah saya selesai bermain game, bu.
2.      Berikanlah contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi !
Jawab  :
v  Bahasa merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri.
v  Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak terima atau dipahami.
v  Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi ,memiliki tujuan tertentu yaitu agar kita dipahami oleh orang lain.Jadi dalam hal ini respon pendengar atau lawan komunikanyang menjadi perhatian utama kita.

Pendapatan Unilever Capai Rp 23 Triliun


Liputan6.com, Jakarta : PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 11,95% menjadi Rp 4,1 triliun periode Januari-September 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 3,65 triliun.
Kenaikan laba diikuti kenaikan penjualan sebesar 13,17% hingga September 2013. Perseroan mencatatkan penjualan menjadi Rp 23 triliun dari periode kuartal ketiga 2012 senilai Rp 20,34 triliun.
Marjin laba bersih perseroan turun tipis menjadi 17,76% hingga September 2013 dari periode sama tahun 2012 sebesar 17,95%.
Harga pokok penjualan perseroan naik menjadi Rp 11,2 triliun hingga kuartal ketiga 2013 dari posisi sama tahun 2012 sebesar Rp 9,97 triliun. Laba kotor perseroan naik dari Rp 10,36 triliun untuk periode Januari-September 2012 menjadi Rp 11,82 triliun.
Meski demikian, beban perseroan juga meningkat. Beban pemasaran dan penjualan perseroan naik menjadi Rp 4,85 triliun hingga September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 4,28 triliun. Beban umum dan administrasi perseroan naik menjadi Rp 1,52 triliun hingga September 2013.
Penghasilan lain-lain perseroan naik menjadi Rp 50,3 miliar hingga September 2013. Laba bersih per saham dasar naik menjadi Rp 536 hingga September 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 479.
Total liabilitas perseroan turun menjadi Rp 7,82 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 8,01 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 5,51 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 3,96 triliun.
Kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp 520,6 miliar pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 229,6 miliar.
Pada perdagangan saham Rabu (30/10/2013), saham UNVR turun 1,57% ke level Rp 31.300 per saham. Nilai transaksi perdagangan saham sekitar Rp 24,5 miliar. (Ahm)

ANALISIS :
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memperoleh laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 11,95% menjadi Rp 4,1 triliun periode Januari-September 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 3,65 triliun.Kenaikan laba diikuti dengan kenaikan penjualan sebesar 13,17% hingga September 2013. Perseroan mencatatkan penjualan menjadi Rp 23 triliun dari periode kuartal ketiga 2012 senilai Rp 20,34 triliun.Total liabilitas perseroan turun menjadi Rp 7,82 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 8,01 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 5,51 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 3,96 triliun.



Gara-gara 2 Negara Ini, Buruh Minta Upah Rp 3,7 Juta


Liputan6.com, Jakarta : Para buruh mengklaim tuntutan yang mereka ajukan dengan menggelar aksi mogok kerja bukan tanpa alasan yang kuat. Seperti permintaan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 3,7 juta pada 2014.
Mereka menilai, UMP pekerja di Indonesia masih jauh lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Thailand dan Filipina. Di Thailand, upah pekerjanya sudah mencapai Rp 2,8 juta per orang, sementara Filipina sebesar Rp 3,2 juta.
"Indonesia misalkan untuk DKI Jakarta baru sebesar Rp 2,2 juta," ujar Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusli saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (28/10/2013).
Dengan melihat kenyataan dengan membandingkan besaran upah Indonesia dengan kedua negara tersebut, buruh menilai wajar meminta kenaikan upah yang mencapai 50% dibandingkan 2013.
Apalagi, kara Rusli, kondisi perekonomian Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan dengan kedua negara tersebut. Di mana posisinya berada di peringkat kedua setelah China.
Dia pun yakin dengan kondisi perekonomian yang ada, pengusaha sebenarnya mampu memenuhi tuntutan mereka.
Buruh mengacu pada besaran pertumbuhan ekonomi, realisasi investasi yang menembus nilai terbesar dalam sejarah berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
"Jadi tuntutan 3,7 hitungan kami dengan kebutuhan riil buruh dan prosedur penetapan upah yang benar, juga pertumbuhan ekonomi dengan angka besar," tegas dia.
Dia membantah jika pemberian upah yang tinggi akan membuat maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebab, jika pengusaha merasa berat, mereka diminta mengajukan saja fasilitas penangguhan seperti yang ditawarkan pemerintah.
"Jadi kitab lihat faktanya, belum lagi ada 20 kawasan industri baru yang pasti ada 100 sampai 2.000 pengusaha baru," tandas dia. (Nur)

 ANALISIS :
Para buruh mengklaim tuntutan yang mereka ajukan dengan menggelar aksi mogok kerja. Seperti permintaan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 3,7 juta pada 2014.Mereka menilai, UMP pekerja di Indonesia masih jauh lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Thailand dan Filipina. Di Thailand, upah pekerjanya sudah mencapai Rp 2,8 juta per orang, sementara Filipina sebesar Rp 3,2 juta.Menurut para buruh menilai wajar meminta kenaikan upah yang mencapai 50% dibandingkan 2013.Karena,para buruh menilai kondisi perekonomian Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan dengan kedua negara tersebut.

SUMBER : www.liputan6.com



BEI Incar Mahasiswa Jadi Investor Pasar Modal Rois Jajeli - detikfinance


Surabaya- PT.Bursa Efek Indonesia (BEI) di Surabaya berusaha meningkatkan Investor pasar modal di Jawa Timur. Bursa membidik kalangan mahasiswa sebagai calon investor di pasar modal masa depan.
“Sampai saat ini jumlah investor pasar modal di Jawa Timur masih jauh dari target.” Kata Nur Harjantie. Head of Capital Market Information Center Surabaya Marketing Division kepada wartawan disela acara Workshop Wartawan ‘Mekanisme dan Simulasi Perdagangan Saham’ di gedung Indonesia Stock Exchange, Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Senin (28/10/2013).
Hingga saat ini, investor pasar modal di Jatim mencapai sekitar 43.800. Target yang dicanangkan yakni sebanyak 50.000 investor. Katanya, ada beberapa kendala yang dihadapi sehingga masih belum tercapainya target banyaknya investor.
“Selama ini investasi di pasar modal dinilai mahal dan membutuhkan uang besar .” tuturnya.
Perdagangan dalam satuan round lot biasanya sampai 500 lembar. Namun, ke depan akan dirubah 1 lot menjadi 100 lembar.”Dengan lot 100,maka akan memudahkan transaksi dan tidak akan semahal yang dibayangkan orang.” Tuturnya.
Dengan adanya perubahan lot tersebut diharapkan juga menarik kalangan mahasiswa. Pasalnya  kantong mahasiswa diperkirakan masih mencukupi untuk terjun di dunia pasar modal.
“Sekarang coba dihitung, kalau sekali makan atau belanja, bisa menghabiskan Rp. 100 ribu. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan banyak mahasiswa tertarik dan merubah pola dari konsumtif menjadi produktif.” Terangnya.
Sementara itu, jumlah emiten baru di Jatim pada tahun ini ada penambahan 2 yakni dari PT.Bank Maspion dan Spindo (PT.Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk). Katanya, pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur cukup bagus, namun tidak seimbang dengan pertumbuhan perusahaan yang go public.
“Perindustrian di Jawa Timur sangat prospek dan harusnya IPO (Initial Public Offering).
(roi/ang)


ANALISIS :
PT.Bursa Efek Indonesia (BEI) di Surabaya berusaha meningkatkan Investor pasar modal di Jawa Timur. Saat ini, investor pasar modal di Jatim mencapai sekitar 43.800. Target yang dicanangkan yakni sebanyak 50.000 investor. Ada beberapa kendala yang dihadapi sehingga masih belum tercapainya target banyaknya investor.Karena, Selama ini investasi di pasar modal dinilai mahal dan membutuhkan uang besar. Perdagangan dalam satuan round lot biasanya sampai 500 lembar. Namun, ke depan akan dirubah 1 lot menjadi 100 lembar. Dengan adanya perubahan lot tersebut diharapkan juga menarik kalangan mahasiswa. Pasalnya  kantong mahasiswa diperkirakan masih mencukupi untuk terjun di dunia pasar modal.

SUMBER : www.detik.com

Terlibat Kasus Suap, Pejabat Bea Cukai Terancam Dipecat


Liputan6.com, Jakarta :Pencidukan salah seorang pejabat Bea dan Cukai berinisial HS lantaran terlibat kasus suap masih terus didalami oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Jika terbukti HS bakal terancam dipecat.
Direktur Jenderal Bea Cukai, Agung Kuswandono mengakui bahwa HS merupakan salah satu karyawan di lembaganya. "Ini kan baru informasi awal, ada satu pegawai yang ditahan di Bareskrim. Kami belum tahu masalahnya apa dan kami sedang menunggu berita resminya dari sana," kata dia saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/10/2013).
Apabila informasi mendalam tersebut sudah dikantongi, lanjut dia, pihaknya akan segera menindaklanjuti perkara ini, termasuk sanksi yang akan diberikan. "Kami tidak pakai (pemberitaan di media) sebagai dasar untuk menindaklanjuti proses tersebut. Harus ada prosedur. Jadi kami masih menunggu," sambungnya.
Terkait sanksi bagi HS apabila terbukti bersalah, Agung bilang, prosesnya sama dengan pelanggaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) lainnya. "Di PNS kan sudah ada peraturannya. Kalau dia jadi tersangka, maka ada pemberhentian sementara. Kalau sudah di vonis lima tahun, dia diberhentikan tapi jangan bilang berhenti dulu karena kalau sekarang kami belum tahu posisi dia seperti apa. Nanti dosa saya," paparnya.
Ketika dicecar dengan pertanyaan banyaknya pegawai bea cukai yang ditangkap karena kasus suap ataupun korupsi, Agung enggan berkomentar secara lebih detail. "Saya tidak mau berandai-andai. Tapi semua pegawai diawasi, termasuk saya," pungkasnya.
Sekadar informasi, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Sub Direktorat Money Laundrying telah menetapkan seorang pejabat Bea Cukai berinisial HS sebagai tersangka kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
HS saat ini menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pejabat bea cukai tersebut diduga menerima suap dari seorang komisaris perusahaan PT Tanjung Jati Utama bernama Yusran Arif alias Yusron (YA) dalam bentuk polis asuransi senilai Rp 5 miliar dan kendaraan. (Fik/Ndw)

ANALISIS :
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Sub Direktorat Money Laundrying telah menetapkan seorang pejabat Bea Cukai berinisial HS sebagai tersangka kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Direktur Jenderal Bea Cukai, Agung Kuswandono mengakui bahwa HS merupakan salah satu karyawan di lembaganya. "Ini kan baru informasi awal, ada satu pegawai yang ditahan di Bareskrim. Kami belum tahu masalahnya apa dan kami sedang menunggu berita resminya dari sana," kata dia saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian. Terkait sanksi bagi HS apabila terbukti bersalah, Agung bilang, prosesnya sama dengan pelanggaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) lainnya. "Di PNS kan sudah ada peraturannya. Kalau dia jadi tersangka, maka ada pemberhentian sementara. Kalau sudah di vonis lima tahun, dia diberhentikan tapi jangan bilang berhenti dulu karena kalau sekarang kami belum tahu posisi dia seperti apa. Nanti dosa saya," paparnya. HS tersebut diduga menerima suap dari seorang komisaris perusahaan PT Tanjung Jati Utama bernama Yusran Arif alias Yusron (YA) dalam bentuk polis asuransi senilai Rp 5 miliar dan kendaraan.


BCA Keruk Untung Rp 10 Triliun


Liputan6.com, Jakarta : Ditengah tekanan inflasi dan nilai tukar rupiah, PT Bank Sentral Asi Tbk (BBCA) masih bisa membukukan kinerja yang memuaskan. BCA melaporkan laba perusahaan hingga kuartal III-2013 menguat 25,2% menjadi Rp 10,4 triliun dari sebelumnya Rp 8,3 triliun.
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, peningkatan laba ini ditopang pertumbuhan kredit sebesar 25,8% menjadi Rp 299 triliun dibandingkan periode setahun sebelumnya di posisi Rp 237,7 triliun.
"Kami terus mencatat pertumbuhan kredit dari nasabah dari nasabah kami yang memiliki reputasi baik dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan dari bisnis perbankan transaksi selama sembilan bulan pertama tahun 2013," ujar Jahja dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (30/10/2013).
BCA melaporkan, kredit konsumer perusahaan naik 30,1% menjadi Rp 85,1 triliun ditopang oleh kinerja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang masing-masing tumbuh 3-% dan 33,6%. Sementara kredit komersial dan UKM meningkat 23% menjadi Rp 114,9 triliun dan kredit korporasi tercatat Rp 99 triliun atau naik 25,5%.
Kenaikan laba perusahaan juga ditunjang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp 19,1 triliun atau meningkat 24,7%. Margin bunga bersih (NIM) naik sebesar 62 basis poin menjadi 6%.
Untuk pendapatan operasional, BCA melaporkan meraup dana sebesar Rp 24,5 triliun atau meningkat 23,6%. "Ditengah kondisi ekonomi seperti sekarang ini kami tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan para nasabah serta mengelola neraca yang sehat," tegas Jahja.
Berbagai pertumbuhan sektor portofolio BCA yang sudah dicatatkan juga diimbangi dengan Rasio kredit bermaslah (NPL) secara gross yang tercatat di level yang rendah sebesar 0,5% dan rasio cadangan kredit bermaslah sebesar 378,4%.
"Kami optimis bahwa di tengah berbagai tantangan ekonomi yang berlangsung saat ini, prospek industri perbankan Indonesia tetap menjanjikan," tutup Jahja. (Yas/Shd)

 ANALISIS :
Kinerja BCA yang sangat bagus dan memuaskan ini saat ditengah tekanan inflasi dan nilai tukar rupiah. BCA melaporkan bahwa laba perusahaan kuartal III-2013 menguat 25,2% menjadi Rp 10,4 triliun dari sebelumnya Rp 8,3 triliun. peningkatan laba ini dibantu dengan adanya pertumbuhan kredit sebesar 25,8% menjadi Rp 299 triliun dibandingkan periode setahun sebelumnya di posisi Rp 237,7 triliun. Kenaikan laba perusahaan juga ditunjang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp 19,1 triliun atau meningkat 24,7%. Margin bunga bersih (NIM) naik sebesar 62 basis poin menjadi 6%.

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Laguna Cipta Griya


Liputan6.com, Jakarta : Otoritas pasar modal menghentikan sementara perdagangan efek (suspensi) PT Laguna Cipta Griya Tbk (LCGP) pada perdagangan saham Rabu (30/10/2013). Suspensi ini dilakukan untuk menjaga perdagangan yang wajar, teratur, dan efisien.
Hal itu disampaikan Ph Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI, Goklas Tambunan dan Ph Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI, Rina Hadriyani dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu pekan ini.
Manajemen BEI melakukan suspensi ini mengingat belum disampaikannya Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tentang persetujuan perubahan Anggaran Dasar perseroan pada 29 Oktober 2013. Selain itu, suspensi ini untuk menjaga perdagangan yang wajar di bursa saham.
Suspensi ini dilakukan di seluruh pasar pada 30 Oktober 2013 hingga pengumuman lebih lanjut. Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan terkait PT Laguna Cipta Griya Tbk.
Perseroan bergerak di bidang usaha pengembangan dan pembangunan real estate. Saat ini, pemegang saham perseroan antara lain PT Astro Media Indonesia sebesar 7,04%, Deutsche Bank AG London sebesar 7,31%, BNP Paribas Arbitrages sebesar 6,19%, reksa dana millenium equity sebesar 6,19%, dan masyarakat kurang dari 5% sebesar 73,6%. (Ahm)

ANALISIS :
 PT Laguna Cipta Griya Tbk (LCGP) pada perdagangan saham diberhentikan sementara perdagangan efek (suspensi) oleh otoritas pasar modal. Suspensi ini dilakukan untuk menjaga perdagangan yang wajar, teratur, dan efisien. Manajemen BEI melakukan suspensi ini mengingat belum disampaikannya Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tentang persetujuan perubahan Anggaran Dasar perseroan.

Pendapatan Unilever Capai Rp 23 Triliun


Liputan6.com, Jakarta : PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 11,95% menjadi Rp 4,1 triliun periode Januari-September 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 3,65 triliun.
Kenaikan laba diikuti kenaikan penjualan sebesar 13,17% hingga September 2013. Perseroan mencatatkan penjualan menjadi Rp 23 triliun dari periode kuartal ketiga 2012 senilai Rp 20,34 triliun.
Marjin laba bersih perseroan turun tipis menjadi 17,76% hingga September 2013 dari periode sama tahun 2012 sebesar 17,95%.
Harga pokok penjualan perseroan naik menjadi Rp 11,2 triliun hingga kuartal ketiga 2013 dari posisi sama tahun 2012 sebesar Rp 9,97 triliun. Laba kotor perseroan naik dari Rp 10,36 triliun untuk periode Januari-September 2012 menjadi Rp 11,82 triliun.
Meski demikian, beban perseroan juga meningkat. Beban pemasaran dan penjualan perseroan naik menjadi Rp 4,85 triliun hingga September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 4,28 triliun. Beban umum dan administrasi perseroan naik menjadi Rp 1,52 triliun hingga September 2013.
Penghasilan lain-lain perseroan naik menjadi Rp 50,3 miliar hingga September 2013. Laba bersih per saham dasar naik menjadi Rp 536 hingga September 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 479.
Total liabilitas perseroan turun menjadi Rp 7,82 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 8,01 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 5,51 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 3,96 triliun.
Kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp 520,6 miliar pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 229,6 miliar.
Pada perdagangan saham Rabu (30/10/2013), saham UNVR turun 1,57% ke level Rp 31.300 per saham. Nilai transaksi perdagangan saham sekitar Rp 24,5 miliar. (Ahm)

 ANALISIS :
Menurut saya,wajar saja jika Unilever mendapatkan pendapatan sebesar Rp. 23 triliun sebab masyarakat sangat mempercayai produk-produk yang selalu diluncurkan dari Unilever baik itu produk lama ataupun produk yang sangat baru. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga memperoleh  laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 11,95% menjadi Rp 4,1 triliun periode Januari s/d September 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 3,65 triliun. Kenaikan laba diikuti juga dengan kenaikan penjualan sebesar 13,17% hingga September 2013. Jadi, penjualan menjadi Rp 23 triliun dari periode kuartal ketiga 2012 senilai Rp 20,34 triliun.


Tak Jadi IPO, Bank DKI Disuntik Modal Rp 550 miliar

Liputan6.com, Jakarta : Bank DKI tahun depan akan mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Kota (Pemkot) DKI Jakarta sebesar Rp 550 miliar.
Penambahan dana ini berdasarkan keputusan Pemkot DKI pada awal tahun 2013 yang memberikan tambahan modal senilai sebesar Rp 1,35 triliun dalam anggaran daerahnya.
"Awal tahun ini kan kita sudah mendapatkan Rp 450 miliar, November besok kita dapat tambahan lagi Rp 350, berarti kan masih ada sisa Rp 550 triliun itu nanti akan dimasukkan penambahan anggaran modal tahun 2014," ungkap Direktur Keuangan Bank DKI Beni Santoso saat ditemui di Hotel Indonesia, Rabu (30/10/2013).
Penambahan modal itu nantinya akan digunakan Bank DKI untuk memperkuat jaringan perbankan miliknya yang rencananya akan terus dipakai ekspansi ke luar Jakarta.
"Selain untuk ekspansi juga untuk memperbaiki IT, memperbaiki struktur fundingnya kita, ekspansi kredit yang penting," tegas dia.
Sementara itu Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono mengungkapkan dengan penambahan modal ini maka dipastikan tahun ini Bank DKI tidak akan melakukan penawaran saham perdana (IPO).
"IPO kita rencana masih ada, tapi kita melihat perkembangan pasar, waktunya belum tepat, saingan masih banyak. Selain itu pemilik modal dalam hal ini Pemkot DKI masih akan memperkuat permodalan sebelum melakukan IPO," tegas Eko.
Tahun ini Bank DKI menargetkan mampu membuka 40 kantor cabang. Pada bulan Oktober kemarin, Bank DKI baru saja meresmikan kantor baru di Makasar. Kemudian untuk bulan depan akan dibuka kembali kantor cabang di di Pekan Baru dan Palembang. "Nanti rencananya akan diresmikan Pak Jokowi langsung untuk yang di Pekanbaru dan Palembang," kata Eko.
Selain pembukaan kantor cabang, Bank DKI juga mulai mengembangkan bisnisnya ke usaha mikro dengan membuka Gerai Usaha Mikro di beberapa cabangnya.
"Kita sudah mulai membuka gerai usaha mikro, kita di Blok G Tanah Abang juga sudah punya, mulai bulan Juni lalu. Kurang lebih kita target 40 gerai usaha mikro tahun ini," tutupnya. (Yas/Nur)

ANALISIS :
Pemerintah Kota (PEMKOT) DKI Jakarta memberikan penambahan dana kepada Bank DKI sebesar Rp.1,35 triliun.Pemberian ini berdasarkan keputusan Pemkot DKI pada awal tahun 2013 yang memberikan tambahan modal dalam anggaran daerahnya. Menurut Direktur Keuangan Bank DKI Beni Santoso saat ditemui di Hotel Indonesia, "Awal tahun ini kan kita sudah mendapatkan Rp 450 miliar, November besok kita dapat tambahan lagi Rp 350, berarti kan masih ada sisa Rp 550 triliun itu nanti akan dimasukkan penambahan anggaran modal tahun 2014" . Penambahan modal itu akan digunakan Bank DKI untuk memperkuat jaringan perbankan yang rencananya akan terus dipakai ekspansi ke luar Jakarta dan dana tersebut juga untuk memperbaiki IT, memperbaiki struktur fundingnya, ekspansi kredit yang penting. Tahun ini Bank DKI juga mampu membuka 40 kantor cabang. Pada bulan Oktober kemarin, Bank DKI baru saja meresmikan kantor baru di Makasar. Kemudian untuk bulan depan akan dibuka kembali kantor cabang di di Pekan Baru dan Palembang.

SUMBER : www.liputan6.com



Telkom Raup Laba Rp 15 Triliun, Naik 11%


Jakarta- PT.Telkom Indonesia Tbk (TLKM) meraup laba Rp. 15.725 triliun di akhir september 2012 angka ini naik 11,28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp. 14,13 triliun. Laba naik sejalan dengan pertumbuhan omzet.
Direktur Utama Telkom Arief Yahya menjelaskan, pendapatan  perusahaan pelat merah ini tercatat Rp. 61.499 triliun atau naik 8,15% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp. 56.864 triliun.
Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Sabtu (26/10/2013).Pendapatan Telkom disumbang oleh pendapatan data, internet dan jasa teknologi informatika sebesar Rp. 3,24 triliun atau berkontribusi 16,15% dan pendapat seluler Rp. 1 triliun atau 4,72% dari total pendapatan.
Sedangkan laba usaha yang dimiliki Telkom hingga triwulan III-2003 adalah Rp. 21.302 triliun naik 10,33%  dan periode sama tahun lalu  Rp. 19.307 triliun. Adapun, total aset Telkom hingga akhir periode tersebut mencapai Rp. 120,79 triliun. Jumlah ini naik 8,4% dan akhir September 2012 sebesar Rp. 111,37 triliun.
Untuk ekuitas perusahaan meningkat 15,89% menjadi Rp. 72.740 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp. 62.765 triliun. Sementara kewajiban naik 12,7% dari Rp. 42.637 triliun menjadi Rp. 48.055 triliun. Telkom sendiri hingga akhir 2013 ini membidik pendapatan sekitar Rp. 80 triliun.
(rou/ang)

ANALISIS :
PT.Telkom Indonesia Tbk pada tahun 2013 ini mendapatkan pendapatan sebesar Rp.80 triliun, pedapatan itu didapat dari pendapatan data, internet dan jasa teknologi informatika sebesar Rp. 3,24 triliun atau berkontribusi 16,15% dan pendapat seluler Rp. 1 triliun atau 4,72% dari total pendapatan. Sedangkan laba yang diperoleh  PT.Telkom pada triwulan III-2003 sebesar Rp. 21302 triliun naik 10,33% dan periode tahun lalu mendapatkan laba sebesar Rp.19.307 triliun.Jadi, jumlah keseluruhan aset yang dimiliki oleh PT.Telkom Indonesia Tbk diakhir periode tersebut sebesar Rp. 120,79 triliun atau naik 8,4% .Pada akhir september 2012 sebesar Rp. 111,37 triliun.

SUMBER : www.detik.com


Penguatan Rupiah Kalahkan 24 mata uang Negara Berkembang


Liputan6.com, Jakarta : Rupiah memimpin penguatan nilai tukar mata uang negara-negara berkembang paling tidak untuk sepekan terakhir. Penguatan ini muncul di tengah spekulasi penundaan pencabutan program stimulus The Federal Reserves.
Nilai tukar rupiah tercatat menguat selama lima hari berturut-turut, atau tertinggi sejak Juni 2009, akibat aksi pemodal global yang kembali membeli saham setelah menjualnya sehari sebelumnya.
"Kita kemungkinan akan melihat rupiah yang terus menguat dalam 1-2 bulan ke depan seiring keyakinan pasar bahwa The Fed akan menunda pengurangan stimulus (tapering) sampai tahun depan," ujar Senior Foreign-Exchange Strategist dari ANZ Banking Group Ltd, Khoon Goh seperti dikutip laman Bloomberg, Jumat (25/10/2013).
Rupiah tercatat menguat 2,2% sejak 19 Oktober ke level 11.078 per dolar AS di pasar lokal. Penguatan ini mengalahkan 24 mata uang negara-negara berkembang.
Sementara kurs rupiah di pasar Non-Delivered Forward untuk satu bulan ke depan ikut menguat 0,1% ke level 10.948 per dolar AS, atau 1,2% lebih kuat dibandingkan harga pasar spot.
Nilai kurs rupiah di pasar spot dalam negeri mengalami rally 0,7% sementara perubahan kecil dialami di pasar kontrak luar negeri.
Goh menilai, minat untuk membeli sejumlah aset investasi di negara berkembang kini telah kembali pulih. "Investor tengah mencari yield tambahan untuk membuatnya bertahan," ujarnya.(Shd)


ANALISIS :
Menurut saya , peningkatan Nilai Tukar Rupiah yang menguat pada lima hari berturut-turut itu sangat bagus untuk negara kita yang sedang berkembang ini sampai-sampai penguatan Nilai Tukar Rupiah kita dapat mengalahkan 24 mata uang di negara-negara berkembang lainnya.Kita juga bisa memulihkan kembali minat-minat investor  untuk berinvestasi di negara-negara berkembang.

SUMBER : http://bisnis.liputan6.com/read/729440/penguatan-rupiah-kalahkan-24-mata-uang-negara-berkembang